PPC Iklan Blogger Indonesia

Minggu, 18 September 2011

Remaja 16 Tahun Meninggal Karena Terlalu Sering Manstrubasi            

Seorang remaja berusia 16 tahun asal Brasil dilaporkan meninggal dunia akibat kebanyakan melakukan masturbasi. Demikian dilansir Daily Chili, awal pekan ini.


Ia dikabarkan melakukan masturbasi sebanyak 40 kali sepanjang malam, pada bulan lalu, dan ditemukan meninggal pada pagi hari oleh sang ibu.

Si ibu berencana membawa putranya ke pengobatan kecanduan seks namun terlambat. Seorang teman kelas si bocah yang namanya dirahasiakan itu mengatakan sang teman kecanduan seks dan suka melihat tubuh perempuan dalam segala bentuk dan umur.

Ia juga bahkan meminta temannya menonton dirinya melakukan masturbasi melalui kamera. Di kamar remaja itu ditemukan tumpukan majalah pornografi. Bahkan, terdapat kumpulan gambar-gambar erotis dan film juga ditemukan di komputernya.

apakah ada efek sampinya jika terlalu sering melakukan onani?
saya akan memaparkan efek-efek buruk dari terlalu seringnya melakukan onani atau
masturbasi.

1. Impotensi
Gangguan pada saraf parasimpatik bisa mempengaruhi kemampuan otak dalam merespons rangsang s3ksual. Akibatnya kemampuan ereksi melemah, bahkan dalam tingkat keparahan tertentu bisa menyebabkan impotensi yakni gangguan s3ksual yang menyebabkan p3nis tidak bisa berdiri sama sekali.

2. Kebocoran katup air mani
Bukan hanya ereksi saja yang terpengaruh oleh kerusakan saraf, kemampuan saluran air mani untuk membuka dan menutup pada waktu yag tepat juga terganggu. Akibatnya sperma dan air mani tidak hanya keluar saat ereksi, lendir-lendir tersebut bisa juga keluar sewaktu-waktu seperti ingus sekalipun p3nis sedang dalam kondisi lemas.

3. Kebotakan
Dampak lain dari ketidakseimbangan hormon yang terjadi jika terlalu sering m4sturbasi adalah kerontokan rambut. Jika tidak diatasi, lama-kelamaan akan memicu kebotakan atau penipisan rambut pada pria.

4. Nyeri punggung dan selangkangan
Kontraksi otot saat mengalami orgasme bisa memicu nyeri otot, terutama di daerah punggung dan selangkangan. Bagi yang melakukannya dengan tangan kosong tanpa pelumas, rasa nyeri juga bisa menyerang p3nis karena gesekan yang terjadi bisa menyebabkan lecet-lecet.

5. Rasa letih sepanjang hari
Setiap kali tubuhnya mengejang karena orgasme, pria akan kehilangan cukup banyak energi karena hampir semua otot akan mengalami kontraksi. Akibatnya jika terlalu sering, pria akan kehilangan gairah untuk beraktivitas dan cenderung akan merasa ngantuk sepanjang hari.

Sementara menurut pakar seks Dr Andri Wanananda MS, masturbasi relatif normal bila dilakukan tidak sampai mengggangu kegiatan produktif sehari-hari.

Diakuinya memang ada dampak masturbasi yang keseringan yakni terjadi ejakulasi dini saat sanggama dengan pasangannya.

"Hal ini disebabkan oleh kebiasaan tergesa-gesa saat masturbasi karena ingin cepat merasakan kenikmatan orgasme seorang diri (self-satisfaction). Lalu ketika ia menikah, sifat tersebut masih terpatri pada dirinya hingga mengabaikan eksistensi isterinya. Itulah yang menyebabkan banyak kasus ejakulasi dini," tutur Dr Andri dalam konsultasi kesehatan. 

3 komentar:

Terima Kasih Anda Telah Memberi Komentar.

iklan adsense